Skip to main content

pemugaran gapura pungkuran oleh tim kkn dan beberapa penggerak kampung




pemugaran gapuro di kp.pungkuran desa kutoharjo kecamatan kaliwungu kabupaten kendal oleh beberapa aktifis kampung pungkuran. dankawan-kawan ia mengaku sedikit yang mau membenahi kampung dari kebersihan wajar saja kalau pemerintah mengeluarkan sk" kampung kumuh" hal ini dikarenakan pungkuran menjadi akses masuk para peziarah yang akan menuju makam kiyai guru dan ziarah spiritual lainya yang menjadi terkenal gara-gara filsafat burungkuntul ala kiyai kaliwungu,


bahwasanya sangat menyayangkan pemerintah karena mengeluarkan sk (program kerja pemerintah) tanpa menganggarkan dana sedikitpun walhasil warga kampung pungkuran pak rt 02 dan rekan-rekan kkn undip bekerja keras untuk dapat memugarkan gapura sebagai jalan akses oleh pezaiarah untuk membenahi desa demi kebersihan kerapian kampung

by pi2n (muhammad syarif arifin)
fb sariepacoenk@yahoo.co.id
ig pi2n created
wa 085641403719

#pi2n#pipin#wojopakupi2n#kendal#kaliwungu#pungkuran

Popular posts from this blog

Monolog Balada Sumarah Karya Tentrem Lestari

Monolog Balada Sumarah Karya Tentrem Lestari SIANG ITU MATAHARI MEMBARA DI ATAS KEPALA.   DI SEBUAH SIDING PENGADILAN TERHADAP SEORANG PEREMPUAN YANG TERTUDUH TELAH MELAKUKAN PEMBUNUHAN TERHADAP MAJIKANNYA, AKU SEPERTI DIDERA UCAPANNYA.   SEPERTI DILUCUTI HINGGA TANGGAL SELURUH ATRIBUT PAKAIAN BAHKAN KULIT-KULITKU.   PEREMPUAN ITU, BERNAMA SUMARAH, TKW ASAL INDONESIA.   DINGIN DAN BEKU WAJAHNYA.   DAN MELUNCURLAH BAIT-BAIT KATA ITU : Dewan Hakim yang terhormat, sebelumnya perkenankan saya meralat ucapan jaksa, ini bukan pembelaan.   Saya tidak merasa akan melakukan pembelaan terhadap diri saya sendiri, karena ini bukan pembenaran.   Apapun yang akan saya katakana adalah hitam putih diri saya, merah biru abu-abu saya, belang loreng, gelap cahaya diri saya.   Nama saya Sumarah.   Seorang perempuan, seorang TKW, seorang pembunuh, dan seorang pesakitan.   Bena...

naskah Monolog ATAS NAMA DOA atawa SENYUM LASTRI Karya: Lintang Ismaya

Monolog ATAS NAMA DOA atawa SENYUM LASTRI Karya: Lintang Ismaya RUANG PENJARA. PESAKITAN TAMPAK TIDUR SEPERTI ANJING. DARI ATAS LANGIT-LANGIT JATUH BUKU DAN BOLPOINT MENIMPA MUKANYA. TERDENGAR SUARA SESEORANG Besok, hari terindahmu, --menghadapi duabelas regu pasukan tembak. Tulislah biografi hidupmu, biar semuanya jelas. Siapa tahu kau jadi figure yang fantastic bagi generasi mendatang? ORANG ITU TERTAWA. PESAKITAN BANGUN SECARA PERLAHAN-LAHAN. MELIHAT SEKITAR. MELIHAT KE ARAH SUMBER SUARA. MENGAMBIL BUKU DAN BOLPOINT. PESAKITAN TERTAWA LEPAS. BERNYANYI-NYANYI RIANG. SEPERTI MENULISKAN SESUATU DI DALAM BUKU TERSEBUT. Seseorang datang dan pergi di kehidupanku. Seperti angin waktu yang kerap menyimpan ribuan rahasia. Begitulah adanya hidupku. Aku terbentuk. Terpatok. Terpenjara. Terkontaminasi. Terseok-seok. Menjadi sesosok diriku. Lahir dan tumbuh, sampai akhirnya terpatri di tempat ini....

Naskah Monolog BIN

Monolog BIN Oleh : BenJon* INTERIOR RUMAH KOST. PESAWAT TELEVISI. SEBUAH KOTAK KURSI, SEKALIGUS BERFUNGSI SEBAGAI RAK BUKU. SEBUAH KOMPOR DAN CERET. DI DINDING TERGANTUNG LUKISAN MIRIP DIPONEGORO MENUNGGANG KUDA, DENGAN SEBUAH GITAR ELEKTRIK DI PUNGGUNGNYA. MALAM HARI. BIN MENGUAK DAUN JENDELA. BIN MENGELUARKAN DIKTAT. MEMBACA CEPAT TANPA SUARA, HANYA TAMPAK GERAK MULUT DAN MATANYA. BIN MEROBEK HALAMAN TERAKHIR. MENYALAKAN PEMANTIK. KERTAS ITU DIBAKAR. ABUNYA DIMASUKKAN KE DALAM GELAS. MENYEDUHNYA DENGAN AIR DARI CERET. TELUNJUKNYA MENGADUK GELAS. BIN MEMUNGGUNGI PENONTON. MENGACUNGKAN TANDA TOAST PADA LUKISAN MIRIP DIPONEGORO. LALU DENGAN GERAKAN CEPAT MENENGGAK HABIS MINUMANNYA. BIN MENYEKA TEPI BIBIRNYA. TERKEKEH BANGGA. NAMPAK GIGI DEPANNYA YANG HITAM. BIN Besok aku ujian. Lusa sudah pakai toga. Minggu depan pasti diterima kerja kantoran. Pasti itu. Pasti! Sebab gua adalah lulusan paling berbakat...