Skip to main content

Posts

Showing posts with the label berita teater

diskusi cabik teater wadas

beberapa pertanyaan yang membuat para teater awan menjadi takut atau bingung, bahkan dengan kekhawatirabn tersebut malah menjadikan para pelau kesenian teater belajar banyak hal, kali ini saya akan mengeshare tentang beberapa pertanyaan yang muncul dalam beberapa diskusi setelah pementasan #cabik #teaterwadas pada tanggal salah satu teater uin walisongo  pada tanggal 15,juni 2016. >saya rasa pertanyaan yang sering muncul dalam diskusi bisa dilihat polanya >tidak semua pertayaan adalah bertanya ada yang sifatnya menyerang, sebagai idealitas, sebagai keberadaan, karena setia apa yang dilakukan bisa jadi apa yang diinginkan dituju dirasa dan di lainya. >sebuah pertanyaaan yang bagus adalah yang mendapatkan respon dari penanya lain atau dari penjawab istilahnya belum menjawab tapi sudah punya gambaran jawaban dari pertanyaan. >arah diskusi bisa mengarah kemanapun. dengan modal diatas harapan penulis adalah bisa mengekstrak pementasan mengetahui jawaban sebelum penanya...

Pementasan Naskah "MARON" Oleh Teater G TER WAHAS SEMARANG

Sebuah kisah yang mengingatkan kita kepada kisah masalalu tentang iblis manusia dan malaikat , dan seluruh mahluk sebelum terciptanya jagat dan semesta dalam al qur'an yang telah diceritakahn kisah dalam surat al-baqarah. Mengisahkan tentang kegeraman iblis yang tidak mau memenuhi perintah tuhan yaitu sujud kepada manusia yang pada saat itu iblis telah memenuhi perintah tuhan kecuali sartu yaitu sujud kepada manusia iblis merasa sangat hina apabila harus bersujud dihadapan manusia yang tercipta dair tanah yang begitu hina sedangnkan ia tercipa dari api yang sifatnya lebih mulia menurut iblis, namun kali ini terater g terwahas menampilklkan dengan agak berbeda dia mengambil dari sudut pandang lain tentang iblis yang selama ini disperspektifkan sebagai tokoh antagonis umumnya. Salah satu kalimat yang dalam dialognya tokoh "maron" adalah "kalau saja ada manusia yang berhati iblis lalu apakah tidak boleh saya anak dari keturunan iblis berhati manusia ?" hal...

PEMENTSAN SEBELUM BEBAS OLEH TEATER MIMBAR

pementasan yang berdurasi kira-kira 45 menit terjadi, beberapa aktor asyik memainkan peranya sementara sutradara punya kehawatiran yng berbeda sosok yang memerankan sebagai poenjual tanah di tangkap oleh polisi, masuk satu aktor yang berdandanan kaya nyindir dengan kata-kata ironis. adegan dilanjut dengan aksi lucu dari kedua tokoh yang merana didalam penjra saking lamanya diopenjara mereka berdua neniliki aksi yang gila menghibur diri. disusul dengna erita mereka berdua yang bisa membuat baper para penonton oleh cerita dari kedua tokoh tersebut ditambah lagi alunan musik dan konsep siluet yang telahberhasil menghipnotis penonton sebelum bebas 31-maret 2016. dalam diskusi yang diadakan oleh #TEATER MIMBAR nereka ingin menanyaknhukum yang ada di indonesia yang menurutnya tidak jelas. by syarifarifin twitter :syarif9arifin wordprss:papernan30 fb: sariepaoenk@yahoo.com instagram :pi2nart

Hari teater sedunia (oleh METAFISIS)

Disela-sela keramaian jam 7 pagi jl.pahlawan semarang nampak sosok bercorat-coret di sela aktifitas car free day semarang salah seorang membawa tobong(alat penerang dalam teater) bertingkah dengan gesture kakunya seakan sedang menyoroti sesuatu tiba-tiba terdengar jeritan keras salah satu pemicu dari beberapa aktor yang mengikutinya suasana tampak ngeri penonton ikut menjerit, ahhh, salah sosok berkain hitam beraksi mencorat-coreti aktor yang menjerit, masuk sau-persatu aktor ke dalam kain hitam yang menyuarakan sesuatu yang terasa sangat ngeri, juga tampak seorang yang sedang asyiik nyinden sambil menabur bunga kepada kain hitam tersebut,  ketika ditanya wartawan , ini maksudnya apa ya mas ? dijawab dengan ringan oleh sebut saja mugis " kami ingin memperingai hari teater sedunia , juga tentang kegelisahan kami tentang teater yang hanya dipandang sebelah mata oleh masyarakat, kesalahan ini mutklak bukan hanya milik masyarakat tapi juga dari kelompok seniman teatersendiri ...